Kembali ke Beranda

Laporan Praktikum 7: Instalasi dan Pengenalan Laravel

1. Tujuan

Praktikum ini bertujuan untuk:

  • Melakukan instalasi Laravel
  • Membuat project Laravel baru
  • Mengenal struktur Laravel
  • Memahami konsep MVC pada Laravel

2. Alat dan Bahan

  • Laptop / Komputer
  • XAMPP
  • Visual Studio Code
  • Composer
  • Git
  • Node.js dan NPM

3. Teori Singkat

Laravel adalah framework PHP modern berbasis MVC. Fitur utamanya meliputi:

  • Eloquent ORM: manipulasi database yang efisien dan mendukung relasi antar tabel
  • Blade Templating: engine templating bersih dan aman
  • Artisan CLI: tool command-line untuk migrasi, controller, testing, dll
  • Routing dan Middleware: pengaturan jalur request dan filter akses
  • Security: proteksi terhadap CSRF, XSS, dan SQL injection
  • Authentication & Authorization: login, hak akses, integrasi dengan Breeze, Jetstream
  • Testing, Queues, Events, Broadcasting, Localization, Mail, Notifications, Scheduling

4. Langkah-Langkah Praktikum

4.1 Instalasi dan Konfigurasi

  1. Install XAMPP
    Unduh dari: https://www.apachefriends.org
    Setelah instalasi selesai, XAMPP akan menyediakan Apache, PHP, dan PhpMyAdmin secara otomatis.
    Folder htdocs akan berada di C:/xampp/htdocs, dan digunakan sebagai tempat menyimpan project Laravel.
    Versi PHP
    Versi PHP
  2. Install Composer
    Unduh dari: https://getcomposer.org/Composer-Setup.exe
    Composer adalah package manager untuk PHP yang digunakan untuk mengelola dependency atau library PHP.
    Setelah instalasi selesai, cek instalasi dengan perintah composer --version pada terminal atau CMD.
    Versi Composer
    Versi Composer
  3. Install Git
    Unduh dari: https://git-scm.com/downloads/win
    Git digunakan untuk version control. Setelah instalasi, bisa menggunakan git clone, git init, dll. Cek dengan git --version.
    Versi Git
    Versi Git
  4. Install Node.js & NPM
    Unduh dari: https://nodejs.org
    Node.js digunakan untuk kebutuhan frontend dan build asset UI seperti Tailwind CSS atau Vite.
    NPM (Node Package Manager) akan otomatis terinstall bersama Node.js.
    Periksa instalasi dengan perintah node --version dan npm --version.
    Versi Node JS
    Versi NodeJS dan NPM

    Setelah tersintall semua, pastikan seluruh requirement Laravel terpenuhi seperti gambar berikut:

    Cek Requirement Laravel

4.2 Membuat Project Laravel

Dengan Laravel Installer:

composer global require laravel/installer
laravel new example-app

Dengan Composer:

composer create-project laravel/laravel:^versi nama-proyek --prefer-dist
Pembuatan Proyek

Tunggu proses sampai selesai seperti gambar di bawah:

Instalasi Selesai

Menjalankan Server:

cd nama-proyek
php artisan serve
Menjalankan php artisan serve

Jalankan Apache dan MySQL di XAMPP, lalu buka link localhost yang diberikan pada terminal:

Tampilan Laravel Berhasil

Jika sudah muncul tampilan seperti gambar di atas, berarti project telah berhasil.

5. Struktur MVC Laravel

  • Model: berfungsi mengakses dan mengelola data
  • View: menampilkan data ke pengguna
  • Controller: mengatur alur logika antara Model dan View
Struktur MVC Laravel

6. Hasil Praktikum

Laravel berhasil diinstal dan dijalankan. Project Laravel muncul di browser dan struktur proyek dikenali dalam editor.

Buat Hello World pada routes/web.php:

Kode Hello World

Jalankan php artisan serve dan buka http://127.0.0.1:8000/helo

Output Hello World

7. Kesimpulan

  • Environment Laravel telah disiapkan
  • Laravel dan semua dependensi berhasil diinstal
  • Struktur MVC Laravel telah dipahami
  • Proyek Laravel dapat dijalankan dan diuji